Curug halimun dan 3 hidden gems jalur Tracking Adventure yang keren parah

Pernah di tulis sebagai air terjun terbesar di seluruh Jawa Pada tahun 1927, namun bukan yang tertinggi!, oleh SA Reitsma dan WH Hoogland, sehingga penulis tersebut memasukkan Curug Halimun ke dalam buku panduan wisata Gids van Bandoeng en Midden-Priangan pada halaman 101 (hal. terakhir) dengan sub judul "TJOEROEG HALIIMOEN (2)".
Dikutip dari fitb.itb.ac.id (Fakultas Ilmu dan Teknologi kebumian) tahun 2008, Curug Halimun merupakan bukti titik takik pembobolan Danau Bandung Purba melalui pembajakan aliran sungai yang mengerosi ke arah hulu pada dinding penghalang Pasir Kiara – Puncak Larang, terlihat jelas. Curug Halimun yang terjun bebas hampir setinggi 10 – 15 m pada batu breksi, memberikan kesan di sinilah air Citarum tertumpah ruah mengeringkan Danau Bandung Purba.
Halimun yang berarti kabut tipis terlihat saat udara hangat dan lembab bertemu bisa saja dahulu karena akibat dari limpahan curah air curug yang sangat besar, sehingga butir-butir air yang melayang terkena angin menghasilkan kabut yang tebal disana!,

Namun yang sekarang kita lihat ternyata jauh berbeda dengan apa yang disaksikan dulu. Kemungkinan ini Ada 2 (dua) penyebab utama : 
  1. Karena ada pengaruh dari Sungai Citarum dibendung
  2. Faktor lingkungan di kawasan itu kualitasnya terus merosot

Curug Halimun @deniandriansyahmaulana
Curug Halimun @deniandriansyahmaulana
Curug Halimun @deniandriansyahmaulana
Curug Halimun @deniandriansyahmaulana

OTW/ Lokasi/Alamat Jalan ke Curug halimun

Nama lainnya ialah Wisata Saung Kondang, lokasi curug yang berada di pedalaman jauh dalam hutan menyebabkan curug ini hanya dikunjungi segelintir orang.
Nah untuk menuju Curug Halimun yang pertama anda harus ke Saung Kondang terlebih dahulu yang beralamat di : Kampung Cikondang Desa Saguling, Kec. Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40564

Jika dari arah Kota Bandung kamu bisa memilih rute dengan melewati
Rute 1 : Cimahi > Batujajar > Cililin > Cipongkor > Saguling
Rute 2 : Cimahi > Padalarang > Cipatat > Saguling

Sampai perjalanan menemukan pertigaan yang ada Alfamartnya (Alfamart Cikuda Saguling), kamu tinggal menanyakan ke warga arah ke Curug Halimun Saguling via Saung Kondang. Terus kamu akan memasuki jalan perkampungan, melewati sawah dan hutan untuk menuju Saung Kondang yang merupakan salah satu pintu masuk menuju Curug Halimun. 
Setelah dari sini pengunjung di Wajibkan pendampingan dari pihak pengelola/warga sekitar untuk menuju Curug Halimun 
kamu akan disuguhkan dengan jalur yang sangat mirip dengan pendakian gunung  hingga masuk ke dalam hutan, yang memakan waktu 30-40 menit untuk perjalanan naik dan turunnya, 

Sebenarnya ada banyak jalur untuk menuju Curug Halimun ini, salah satunya lewat jalur kedua yang biasanya menyusuri sungai kering dan disitu kamu akan melewati 3 wahana wisata seperti Curug Pangulaan, Curug Hawu, dan Curug Bau, lembah dan danau yang sangat jarang diketahui orang. karena memang terbilang susah sekali untuk menemukannya! dan cukup extreme dilewati, pada jalur ini akan memakan waktu sekitar 1 jam an, 
Mendekati Curug Halimun, ada beberapa jeram lagi yang bersemayam. Jeram-jeram itu merupakan penghalang aliran sungai oleh bongkah-bongkah batu raksasa. Penduduk sekitar tidak memberi nama pada jeram-jeram ini, sehingga Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRCB) menyebutnya dengan Curug Batubuleud karena jeram terjadi dihalangi batu besar membulat, dan Curug Bayawak karena di atasnya dijumpainya seekor biawak besar yang sedang berjemur.
Titik Google Maps Saung Kondang : https://goo.gl/maps/ria7QXrUDjxKVShq8
Titik Google Maps Curug Halimun : https://goo.gl/maps/fQiNNWx8BXNrWRsLA 

Harga Tiket Masuk ke Curug halimun

Tiket Masuk/org Saung Kondang Rp. 10.000
Parkir /Motor Saung Kondang Rp. 5.000
Pemandu Jalan di Saung Kondang Rp. 30.000
Sewa Pelampung/org di Saung Kondang Rp. 15.000

Satu orang dikenakan 10k dengan biaya parkir motor 5k. Jika ingin pakai jasa pemandu untuk dua sampai lima orang dikenakan biaya 30k Sedangkan untuk pelampung dikenakan biaya 15k per orang

Jam Operasional/Buka

Senin Tutup
Selasa,Rabu,Sabtu,Minggu 06:00-17:00
Kamis 06:30-17:00
Jum'at 13:00-17:00

Saung kondang @prapatan emtertaiment
Saung kondang @devi nawa
Saung kondang @udaR1der
Saung kondang @devi nawa

Wisata yang diunggulkan di Curug halimun

Yang pertama adalah Muara Air yang berwarna hijau toska dikelilingi bebatuan besar, serta tebing-tebing yang menjulang tinggi disekitarnya bercorak abstrak terpampang begitu indah, belum lagi ditambah suasana rimba ala pedalaman hutan, dengan deretan pepohanan dan tanaman yang merambat di sekitar tebing seakan bergaya dengan pesonanya. tentunya asri dan bersih, Akses lokasi yang sulit dan tidak mudah dijangkau menambah pundi-pundi kata "Asing" sehingga membuat hanya segelintir orang saja yang berkunjung dan membuatnya itu istimewa. 

Sayangnya debit air tidak begitu besar, Air terjunnya memiliki ketinggian sekitar -+15 meter, untuk dimasa sekarang, ini termasuk curug yang pendek dan tidak terlihat megah seperti dimasa jayanya dulu,dan terkadang air nya keruh membuat warna asli nya tidak keluar apalagi pada musim hujan akan tetapi, ketika di musim hujan! justru malahan kita bisa melihat dan menikmati pemandangan kabut pekat pada sore hari yang bergerak secara halus dari saung kondang!

Yang kedua adalah Tracking Adapun Jalur pertama lewat Saung Kondang! Jalan menuju curug Halimun, Sensasinya benar-benar seperti sedang naik gunung, cukup liar, dan banyak cabang dan tidak ada papan petunjuk arah, hanya ada 2 pos tempat peristirahatan dengan melewati hutan lebat.
Lalu jika kamu memakai Jalur Kedua!. Beruntunglah!, karena petualangan anda akan bener bener dimulai! adventure yang tidak akan pernah kamu temukan di wisata manapun di bandung barat!
  • Selain curug halimun dari tujuan akhir perjalanan, sebelum itu kita harus melewati terlebih dahulu beberapa hidden gem, tempat asyik yang memukau, adapun diantaranya :

    1. Curug Pangulaan, diawali menysusuri sungai kering, kemudian menaiki tangga untuk sampai keatas tembok bebatuan, setelah diatas kita bisa langsung melihat Curug Pangulaan yang tersembunyi dibalik batu ini, disitu terdapat hamparan pasir yang lumayan luas untuk area camp, disamping nya langsung disambut oleh sungai yang mengalir dan air curug pangulaan dengan kedalaman kurang lebih 4 meter, terdapat juga saung/gajebo untuk beristirahat. Selanjutnya kita akan dipandu terus ke sisi jalan bebatuan yang cukup extreme hingga naik keatas lagi sampai pada Curug Hawu.

    2. Curug Hawu terlihat muara yang begitu jernih dengan air khas berwarna hijau toska, kalo dilihat dari atas bisa langsung keliatan asri, bawaan nya pengen nyebur aja, karena aura disana agak gerah dan air nya begitu menggoda. Untuk melanjutkan perjalanan kita harus menyebrangi sungai Curug Bau 

    3. Curug Bau memiliki kedalaman -+ 9 meter dan bersebelahan dengan curug hawu, disebut curug bau dikarenakan kalau dipagi hari katanya bau belerang. Untuk sampai diseberang kita akan menyebrangi curug bau tersebut menggunakan sebuah rakit bambu diantara celah tebing bebatuan besar eksotis dengan texture tebing batu nya keren parah sih!.gila feel nya pasti dapet banget bayangin!
    sudah dari situ kita akan dibawa menuruni lereng yang emang curam banget. kalo bawa anak anak gak bisa sih ini, bahaya!

Curug Pangulaan @Aji Jime
Curug Hawu @Aji Jime
Curug Hawu @Aji Jime
Curug Bau @Aji Jime

Fasilitas/Wahana Maupun Fitur Curug halimun

  • Kamu bisa bebas berenang dan melompat dari bebatuan (Lompat tebing/cliff jumping)
  • Suasana dicurug agak gerah lembab
  • Bisa camp juga tapi bawa peralatan sendiri yah
  • berbagai aneka hidangan termasuk nasi liwet dengan tarif terjangkau (disaung kondang)
  • Bisa melihat kabut tebal pada sore hari (kalo musim hujan, tapi disaung kondang yah)
  • Tracking cukup extreme melewati lembah, danau, hutan dan pesawahan
  • mushala dan toilet ada tapi cuman di saung kondang nya yah. kalo di curugnya gak ada, 
  • Terdapat gajebo/saung di tengah perjalanan. tapi dicurug halimun nya gak ada!
  • Terdapat juga beberapa hidden gem jika kamu memilih tracking jalur yang ke dua, 

Persiapkanlah ini sebelum ke Curug halimun

Disarankan untuk mengunjungi curug di musim panas, namun hanya jika ingin melihat kabut dan pemandangan hutan yang asri, datanglah pada musim hujan tapi tidak disarankan untuk tracking karena akan sangat beresiko dan juga airnya tidak akan sebening yang kamu harapkan.
Untuk akses jalan masuk ke saung kondang tidak bisa dilalui oleh mobil, hanya cukup kendaraan bermotor saja

Lihat rekap daftar wisata yang ada di bandung barat disini atau pada menu daftar yang ada di navigasi

Terakhir artikel ini di update pada tanggal 26 Septermber 2022

Posting Komentar